Heritage

SOE Hok Gie meyakini, patriotisme tidak tumbuh dari slogan-slogan dan hipokrisi. Kecintaan terhadap tanah air akan muncul jika seseorang mengenal negeri dan rakyatnya secara langsung, bukan berlambar teori.

Dalam konteks kecintaan terhadap warisan budaya, tesis Soe tersebut juga relevan. Rasa itu bisa dipupuk melalui interaksi langsung dengan objek kebudayaan. Semakin tinggi kadar interaksi dan penghayatan, kecintaan terhadap warisan budaya akan semakin bertumbuh-kembang.

Rupanya, tesis semacam itulah yang mendasari penyelenggaraan ”Semarang Heritage Walk 2007”, Sabtu (8/12) lalu. Perhelatan yang digagas Yayasan Widya Mitra itu mengintimkan relasi anak-anak muda dengan warisan budaya mereka. Seturut tajuk, ”Semarang Heritage Walk” mengajak anak-anak muda mengunjungi situs-situs cagar budaya dan bersejarah yang ada di Kota Semarang.

Ada tiga situs, yakni Kota Lama (Oudestad van Semarang), Kelenteng See Hoo Kiong di kawasan Pecinan, dan Gedung Akademi Kesejahteraan Sosial (AKS) Ibu Kartini di Jalan Sultan Agung. Setelah itu 30-an peserta yang berasal dari Jurusan Sejarah Undip dan Bahasa Belanda AKABA 17 mengikuti sarasehan mengenai konservasi bangunan cagar budaya di Restoran Semarang, Jalan Gajahmada.

Seperti diketahui, Kota Lama merupakan kawasan dengan banyak bangunan cagar budaya. Awalnya, kawasan yang dibangun pada abad ke-18 itu dikonstruksi sebagai benteng pertahanan VOC. Namun dalam perkembangannya, Kota Lama tumbuh sebagai kota yang dilengkapi rupa-rupa fasilitas, mulai pertokoan, permukiman, tempat ibadah, rumah sakit, panti asuhan, hingga pengadilan.

Sementara Kelenteng See Hoo Kiong adalah tempat ibadah yang didirikan oleh eksodan Hokkian (China perantau) dari marga Liem, pada 1881. Dibanding kelenteng-kelenteng lain di kawasan Pecinan, See Hoo Kiong termasuk yang termuda. Kendati demikian, dari sisi arsitektural ia mempunyai keutamaan.

Adapun, Gedung AKS Ibu Kartini, pada masa lalu adalah sekolah khusus perempuan bernama van Deventerschool. Bangunan itu dirancang Thomas Karsten pada 1923, terkait pengembangan kawasan Candi Baru.

Antusias

My favourite Teacher Ms. Widjajanti

My favourite Teacher Ms. Widjajanti

Selama kunjungan, peserta yang mengenakan seragam kaus putih itu tampak antusias. Mereka mengamati keindahan arsitektur bangunan dan menggali informasi kepada pemandu. Menyertai rombongan, Ketua Yayasan Widya Mitra Lic Widjajanti Dharmowijono dan pemerhati sejarah Semarang Jongkie Tio.

Usai berkeliling, mereka beristirahat sembari menikmati makan siang dengan menu khas semarangan di Restoran Semarang. Lalu, acara dilanjut dengan sarasehan yang menghadirkan dosen Jurusan Arsitektur Unika Soegijapranata, Dr Krisprantono.

Ia memaparkan adanya dilema pengelolaan bangunan cagar budaya di Kota Semarang. Di sana muncul tarik-menarik kepentingan yang kuat, antara ekonomi dan konservasi. Ketiadaan regulasi menambah kompleksitas persoalan.

Belajar dari negara-negara Eropa, pemerintah mengambil peran penting dalam pengelolaan cultural heritage.

Pemerintah Inggris, misalnya, menyubsidi biaya renovasi bangunan cagar budaya hingga 60 persen. Namun, mereka berhak menunjuk konsultan dan tenaga ahli yang mengerjakan proyek renovasi itu.

FOTO – FOTO HERITAGE INDONESIA

Danseres uit koedoes tahun 1887
Danseres uit koedoes tahun 1887
Comite voor javaanse cultuurontwikkeling te soerakarta 1920
Comite voor javaanse cultuurontwikkeling te soerakarta 1920
Ciseleren van koperen vazen te jogjakarta tahun 1890
Ciseleren van koperen vazen te jogjakarta tahun 1890
Chinees echtpaar van timor
Chinees echtpaar van timor
Card players
Card players
Bupati
Bupati
Buffelkarren op midden java
Buffelkarren op midden java
Boroboedoer bij magelang tahun 1892
Boroboedoer bij magelang tahun 1892
Bogor 1930
Bogor 1930
Boepati banten tahun 1905
Boepati banten tahun 1905
Batikken door drie adellijke jonge vrouwen op midden java
Batikken door drie adellijke jonge vrouwen op midden java
Batakse muzikanten op de karohoog vlakte
Batakse muzikanten op de karohoog vlakte
Auto voor een europese woning te bandoeng
Auto voor een europese woning te bandoeng
Adjudant van de ambassadeur van siam te batavia
Adjudant van de ambassadeur van siam te batavia
De islamoloog C.Snouck-Hurgronje
De islamoloog C.Snouck-Hurgronje
Groep rondtrekkende wajang topengspelers te batavia (1885)
Groep rondtrekkende wajang topengspelers te batavia (1885)
Grebeg - gamelan Kya Naga (1895)
Grebeg – gamelan Kya Naga (1895)
Glodok Djakarta 1913
Glodok Djakarta 1913
Gereja protestan Magelang 1917
Gereja protestan Magelang 1917
Fruitverkoper op java
Fruitverkoper op java
Gadis pemetik padi (1935)
Gadis pemetik padi (1935)
Europeanen bij de stadsklok te soerabaja
Europeanen bij de stadsklok te soerabaja
Eenendertig verschillende fruitsoorten op java.
Eenendertig verschillende fruitsoorten op java.
Een kokkin in een keuken -- vermoedelijk op java
Een kokkin in een keuken — vermoedelijk op java
Dolanan anak - Sluku sluku bathok (1935)
Dolanan anak – Sluku sluku bathok (1935)
Dolanan anak - Dakon
Dolanan anak – Dakon
Djogjakarta head dance of the sultan 1919
Djogjakarta head dance of the sultan 1919
Djakarta glodok 1916
Djakarta glodok 1916
De schilder raden saleh sarif bustaman op semarang
De schilder raden saleh sarif bustaman op semarang
Harmoni Jakarta 1954
Harmoni Jakarta 1954
Members of a volunteer Red Cross fire f - 1
Members of a volunteer Red Cross fire f – 1
Luitenant H.J. Tromp de Haas
Luitenant H.J. Tromp de Haas
Luitenant der marechaussee H.J. Schmidt
Luitenant der marechaussee H.J. Schmidt
Kalimas Surabaya tahun 1938
Kalimas Surabaya tahun 1938
Kali pintu kecil Djakarta 1926
Kali pintu kecil Djakarta 1926
Kali Jurnatan Semarang tahun 1920
Kali Jurnatan Semarang tahun 1920
Jokjakartasche Types - Perkumpulan Perempuan Yogyakarta
Jokjakartasche Types – Perkumpulan Perempuan Yogyakarta
Jiunkpe ns media unknownyear - tarditional food-resource
Jiunkpe ns media unknownyear – tarditional food-resource
Javaanse vrouw 1900
Javaanse vrouw 1900
Javaansche wedana tahun 1890
Javaansche wedana tahun 1890
Jalan kantor pos Gombong Kebumen tahun 1912
Jalan kantor pos Gombong Kebumen tahun 1912
Jalan Braga Bandung tahun 1936
Jalan Braga Bandung tahun 1936
Ijs verkooper (1927)
Ijs verkooper (1927)
Hotel Toegoe Yogyakarta 1920
Hotel Toegoe Yogyakarta 1920
Military School Gombong Kebumen tahun 1912
Military School Gombong Kebumen tahun 1912
toko oen jogja 1936
toko oen jogja 1936
toko oen batavia
toko oen batavia
RC Weeshuis en Scholen Semarang
RC Weeshuis en Scholen Semarang
Wagen te Jalan Pengapon Semarang
Wagen te Jalan Pengapon Semarang
Vuurtoren Semarang
Vuurtoren Semarang
Uitktijk en telefoonkantoor Semarang
Uitktijk en telefoonkantoor Semarang
Toko Oen Jalan Pemuda Semarang
Toko Oen Jalan Pemuda Semarang
Susteran St Fransiskus Jl. Ronggowarsito 8 Semarang
Susteran St Fransiskus Jl. Ronggowarsito 8 Semarang
Stasiun KA Djomblang Semarang
Stasiun KA Djomblang Semarang
RM Cianjur menggunakan Gedung Belanda, Kota Lama, Semarang
RM Cianjur menggunakan Gedung Belanda, Kota Lama, Semarang
Residentie en Postkantoor Jl. Pemuda Semarang
Residentie en Postkantoor Jl. Pemuda Semarang
Residentswoning Semarang (Wisma Perdamaian)
Residentswoning Semarang (Wisma Perdamaian)
Postkantoor Semarang
Postkantoor Semarang
Kantor Pos Besar Kota Semarang
Kantor Pos Besar Kota Semarang
Polder Tawang, Semarang
Polder Tawang, Semarang
Jalan pekojan Semarang
Jalan pekojan Semarang
Pasar Tjandi Semarang tahun 1910
Pasar Tjandi Semarang tahun 1910
NIS Maatschapij - Gedung Lawa Sewu Semarang
NIS Maatschapij – Gedung Lawa Sewu Semarang
Loji Pendrian - Jl. Imam Bonjol Semarang
Loji Pendrian – Jl. Imam Bonjol Semarang
Protestanche Kerk - Gereja Blenduk Semarang
Protestanche Kerk – Gereja Blenduk Semarang
Keine Boom (Boom lama) Semarang
Keine Boom (Boom lama) Semarang
Kali baroe Semarang tahun 1915
Kali baroe Semarang tahun 1915
Kalibaroe Semarang tahun 1910
Kalibaroe Semarang tahun 1910
Javasche Bank (kini Bank Jateng Pasar Johar) Semarang
Javasche Bank (kini Bank Jateng Pasar Johar) Semarang
Hotel Centraal Semarang tahun 1935
Hotel Centraal Semarang tahun 1935
Heerenstraat (Jl. Letjen Soeprapto) Semarang
Heerenstraat (Jl. Letjen Soeprapto) Semarang
Groote huis en Societeits Brug (Gedung Papak dan Jembatan Berok) 1910
Groote huis en Societeits Brug (Gedung Papak dan Jembatan Berok) 1910
Bus naik ke Siranda Semarang
Bus naik ke Siranda Semarang
Jembatan Berok dan Jalan Bodjong lama Semarang 1927
Jembatan Berok dan Jalan Bodjong lama Semarang 1927
Bodjong straat
Bodjong straat
Jalan Kyai Shaleh Bergota Semarang 1910
Jalan Kyai Shaleh Bergota Semarang 1910
Aloon aloon Semarang Kauman
Aloon aloon Semarang Kauman
Uitkijk Semarang
Uitkijk Semarang
Stasiun Kereta Api Semarang Tawang
Stasiun Kereta Api Semarang Tawang
Kampung Arab (Melayu) Jalan Layur Semarang
Kampung Arab (Melayu) Jalan Layur Semarang
Bodjong straat Semarang 1905
Bodjong straat Semarang 1905
Interior Toko Oen Jl. Pemuda Semarang
Interior Toko Oen Jl. Pemuda Semarang
Jalan Pasai Gombong Kebumen tahun 1912
Jalan Pasai Gombong Kebumen tahun 1912
Een menigte is op het stadsplein van Yogyakarta bijeen tahun 1905
Een menigte is op het stadsplein van Yogyakarta bijeen tahun 1905
Viersprong Bodjong (ujung perempatan) Semarang
Viersprong Bodjong (ujung perempatan) Semarang
Jogjakarta market street (1920)
Jogjakarta market street (1920)
Jogjakarta javanese children 1919
Jogjakarta javanese children 1919
Wonosobo dutch family 1910
Wonosobo dutch family 1910
Warung Cina Glodok Jakarta 1908
Warung Cina Glodok Jakarta 1908
Vruchtenverkoopen Soerabaia
Vruchtenverkoopen Soerabaia
veroordeelden tahanan soerabaja 1903
veroordeelden tahanan soerabaja 1903
Van der wijk gombong jawa tengah
Van der wijk gombong jawa tengah
Toekang barang 1913
Toekang barang 1913
Tjari koetoe tahun1930
Tjari koetoe tahun1930
Telegram delivery men 1919
Telegram delivery men 1919
Tegal armenhuis asib penampungan orang miskin 1937
Tegal armenhuis asib penampungan orang miskin 1937
Stasiun Bandung tahun 1920
Stasiun Bandung tahun 1920
Mooie tanden
Mooie tanden
Proost, cheers
Proost, cheers
Pijat jawa
Pijat jawa
Princess Gusti Nurul Soerakarta 1940
Princess Gusti Nurul Soerakarta 1940
Peta soerabaia 1897
Peta soerabaia 1897
Opium addicted (1908)
Opium addicted (1908)
Rumah gadai Garut 1902
Rumah gadai Garut 1902
Paku Buwono X and the ratu mas Soerakarta 1920
Paku Buwono X and the ratu mas Soerakarta 1920
Paku alam 1923
Paku alam 1923
Kota Semarang 1929
Kota Semarang 1929
Pasar cilacap 1917
Pasar cilacap 1917

Purworedjo station street alun alun selatan 1911

Purworedjo station street alun alun selatan 1911
Pasar di Malang tahun 1911
Pasar di Malang tahun 1911
Semarang kantin militer 1918
Semarang kantin militer 1918
Preanger regent (Bupati)
Preanger regent (Bupati)
Preanger warong in the kampung 1912
Preanger warong in the kampung 1912
Pantai Cilacap tahun 1917
Pantai Cilacap tahun 1917
Regent Pati bupati dan rombongan pati 1867
Regent Pati bupati dan rombongan pati 1867
Gadis petani menggendong padi
Gadis petani menggendong padi
Pintu Air Jakarta tahun 1950
Pintu Air Jakarta tahun 1950
Petani sunda
Petani sunda
Onderschrift beplanten van een rijstveld
Onderschrift beplanten van een rijstveld
Old beringharjo 1931
Old beringharjo 1931
Persimpangan jl sekolah dan jl merdeka bandung tahun 1915
Persimpangan jl sekolah dan jl merdeka bandung tahun 1915

 

 

 

One Response to Heritage

  1. dewindroider says:

    ijin share gambar untuk riset. maturnuwun..!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s